[Drabble] Songfict Mansae {#1 Hip Hop Team}

tumblr_o0o0lprNsz1ucfo3ao1_500.jpg

—–

—–

(Series) Songfict Mansae

#1 Hip Hop Team
—–
~ BaekMinJi93 Present ~
—–

Starring with :

Seventeen’s Choi Hansol – Choi Seungcheol  – Jeon Wonwoo – Kim Mingyu and OC’s for each other
—–
Fluff – Romance – School Life
—–

Drabble | General

—–

Inspired by Seventeen – Mansae lyrics and story based on their own part. This story purely mine…

Don’t be plagiarism and Happy Reading ^~^

— Jangan lupa untuk membaca A/N —

—–
Everyone has their own way to express their feelings for others…
—–

 

[Hansol]

Your gestures hit right at my heart.

You make me say “MANSAE” a hundred times.

 

Untuk kesekian kalinya detak jantung Hansol berdetak lebih kencang daripada biasanya. Yah… jika aku boleh mengatakan yang sebenarnya, cara kerja jantung Hansol yang melebihi batas normal itu dimulai saat ia membonceng adik kelasnya itu guna mengantarnya pulang hari ini.

“Lingkarkan kedua tanganmu pada pinggangku jika kau tak ingin jatuh nantinya.”

Memang benar, nada yang Hansol berikan itu terdengar seperti nada memperingatkan. Tapi siapa yang sangka jika ada maksud lain dibalik kalimat yang diucapkan dengan tenang itu. Perlahan namun pasti dapat Hansol rasakan jika gadis yang ada dibelakangnya ini mulai menuruti permintaannya. Tanpa gadis itu ketahui, senyum Hansol mengembang seketika.

Oh… sepertinya ia akan berteriak “MANSAE” dengan cara sangat gila sesampainya dirumah nanti.

 

[Seungcheol]

I get flustered by your mysterious eyes.

Why is it so hard to say one word to you?

 

Gadis itu masih saja menatap Seungcheol dengan diam, namun justru hal itulah yang membuatnya menjadi gemetar hebat.

“Ahrim-ah, sebenarnya aku… aku…”

Meskipun ucapan Seungcheol terbata, tetapi gadis itu tidak terlihat terganggu. Gadis itu masih memasang wajah misteriusnya. Ditatap seperti itu membuat tubuh Seungcheol semakin bingung harus memulai perkataannya darimana.

Jenuh dengan keadaan hening yang begitu mendominasi, gadis bernama Ahrim itu memandang jam tangannya dan wajahnya seketika berubah menjadi panik.

“Sepertinya aku harus pulang sekarang juga,” ucap gadis itu seraya melangkah berniat meninggalkan Seungcheol.

“AKU MENYUKAIMU, SHIN AHRIM!”

Langkah gadis itu terhenti seketika dan berbalik menatap Seungcheol dengan tatapan bingung. “APA?!”

 

[Mingyu]

Why aren’t you sleeping? I’m in front of your house.

Can you come out for a moment?

 

Akhir-akhir ini profesi Mingyu mulai beralih menjadi penguntit yang berpengalaman.

Berawal dari permainan truth or dare yang dimainkannya bersama teman-temannya, dan sialnya saat itu ia memilih dare yang membuat Mingyu harus melakukan tantangan dari teman-temannya yang mengatakan jika ia harus memantau apa saja yang dilakukan oleh gadis bernama Ahn Hayeon tepat didepan rumahnya selama sehari penuh.

Apa mereka sudah gila? Aku disuruh memantau gadis culun itu tepat didepan rumahnya?

Hell… itu hanya pemikiran pertamanya, buddy. Buktinya, aktivitas itu kini seolah menjadi sebuah kebiasaan baginya.

Seperti biasa, sepulang sekolah Mingyu selalu saja melangkah mengikuti Hayeon tepat dibelakangnya. Tanpa disangka sebelumnya, tiba-tiba tepat didepan Hayeon ada dua orang yang menghadangnya. Yeah… mereka berdua adalah seorang preman yang berniat mengganggu gadis itu.

Emosi Mingyu meledak seketika saat jemari salah seorang preman itu mulai menggrayangi area tubuh Hayeon. Mingyu menghampirinya dan memberikan sebuah bogem mentah pada preman itu. Merasa ada kesempatan, Hayeon berlari menjauhi mereka tanpa melihat siapa yang telah menolongnya.

Sudahlah… semua itu sudah berlalu dan kini Mingyu juga telah berada di depan rumah Hayeon. Netranya seakan terkunci kearah balkon kamar Hayeon dan Mingyu kini mendapati gadis itu tengah termenung disana.

Berniat ingin menghiburnya, Mingyu mengeluarkan ponselnya dan mengetikan sesuatu disana. Beberapa detik setelah Mingyu menyelesaikan aktivitasnya, pandangannya kembali terkunci dengan netra gadis itu yang memasang raut terkejut. Pemuda itu menampilkan senyumnya dan melambaikan tangannya kearah Hayeon.

“Mengapa kau belum tidur? Aku sekarang sudah berada didepan rumahmu. Bisakah kau kemari sebentar hanya untuk memberikanku ucapan “Terima kasih” dan “Selamat malam”?”

 

[Wonwoo]

Because I’m getting anxious.

You’re the only girl in the large field.

 

Sejak kedatangan gadis itu, perhatian seluruh siswa seolah hanya fokus padanya.

Seperti hari ini

Saat Wonwoo baru saja menapakkan kakinya di area lapangan belakang sekolah, netranya langsung disambut oleh kerumunan para siswa yang bisa dipastikan sedang berebut mendapat perhatian sang gadis. Wonwoo mendecih pelan, “Dasar bodoh.”

Pemuda itu mulai menyibukkan diri dengan bermain basket seorang diri, padahal biasanya selalu ada yang menemaninya meskipun hanya satu atau dua orang. Namun tanpa ia sadari sebelumnya, fokusnya tidak lagi terarah pada permainan solonya, melainkan kearah… gadis itu.

Merasa permainannya terganggu –atau bahkan merasa cemburu–, Wonwoo menghampiri kerumunan itu dan menarik lengan gadis itu. Gadis itu bingung akibat perbuatannya tiba-tiba dan gadis itu mulai mengerutkan dahinya tidak mengerti setelah mendengarnya berkata,

“Jangan pernah lagi mencoba untuk mengganggunya. Karena mulai hari ini, dia resmi menjadi gadisku.”

Bukankah saat ini dialah yang terlihat ‘bodoh’ didepan gadis itu?

 

{HIPHOP TEAM} FIN

First, as always I want to say...

PLEASE, TRY TO BE A GOOD READERS

Well, mungkin tanpa aku kasih tahu lebih jelasnya kalian udah ngerti kan apa
maksudku?

BUDAYAKAN R+C+L YAA~

Yeay, Hip Hop Team ver. was released...
I'm so excited to make this story. So, can you wait for next series?!
I hope, you can wait for the other series... ^^

Mungkin sampe sini dulu, mohon diingat 2 kalimat bergaris bawah diatas ya, setelah baca cerita aneh ini...
Thank you~ ^-^

Warm Regards,

--- BaekMinJi93 ---
Iklan

Please take your bill here, dear ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s